Alasan Saya Memilih Jokowi Sebagai Presiden

Pemilu capres hanya tinggal hitungan hari lagi, mungkin banyak di antara kita yang masih ragu menentukan pilihan. Saya sendiri sebelumnya juga ragu karena dari kedua calon menurut saya memiliki kualitas kepemimpinan yang sama-sama bagus.

image

Namun sebagai warga negara yang baik kita wajib menentukan pilihan, dan berikut beberapa alasan saya akhirnya memilih jokowi :

1. Jokowi memahami hukum semesta (hukum tarik-menarik)
Dari sekian banyak tokoh di Indonesia saya melihat baru Jokowo yang memahami hukum terbesar semesta yakni hukum tarik-menarik, di dalam hukum ini menyebutkan bahwa “kemiripan menarik kemiripan yang lain”, saya beri contoh :

Mengapa di era pemerintahan SBY 2009-2014 banyak sekali ditemukan korupsi? Korupsi seolah tidak ada habisnya, bahkan menyeret banyak tokoh-tokoh penting, ketua partai dan bahkan pejabat tinggi selevel meteri. Kenapa ini terjadi? Jika kita mengikuti kaidah atau aturan hukum semesta maka wajar jika korupsi ada di mana-mana. Coba kita kilas balik 5 tahun yang lalu, masih ingat slogan partai Demokrat? Ya slogan itu berbunyi “Katakan Tidak Pada Korupsi”, fokus dari slogan itu adalah “Korupsi” maka wajar jika semakin banyak kemiripan yang datang yaitu korupsi. Sekarang kita bandingkan dengan slogan Jokowi untuk mengurangi korupsi di pemerintahan DKI, slogan itu berbunyi “Berani Jujur Itu Hebat”, fokus dari slogan tersebut adalah kejujuran dan itu akan menarik lebih banyak kejujuran yang lain.

image

Meskipun dengan maksud yang sama kedua slogan tersebut akan secara luar biasa menunjukkan hasil yang berbeda. Dan yang perlu kita catat, gerakan anti korupsi akan semakin menarik banyak kasus korupsi, gerakan anti narkoba akan semakin menambah jumlah pengguna narkoba baru, jadi kuncinya : untuk menghilangkan korupsi fokuslah membangun kejujuran, untuk menghilangkan sesuatu yg negatif fokuslah membangun sesuatu yang positif, itulah hukumnya happy

2. Jokowi memiliki prestasi kepemimpinan
Dari segi kualitas, cara berpikir, ide dan gagasan kedua capres memang mengagumkan, sama-sama memiliki kualitas yang baik dan layak untuk menjadi pemimpin, namun bagi saya sudah saatnya kita pandai dalam memilih, karena yg kita pilih adalah pemimpin maka wajib calon pemimpin tersebut memiliki rekam jejak yang baik di kepemimpinan, mengerti 4 tahap manajemen (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan kontrol) dan dari kedua capres saya melihat hanya Jokowi yang memiliki rekam jejak positif di bidang kepemimpinan dan manajemen.

Sekian dan terimakasih, semoga siapapun presiden kita nantinya kita tetap menjadi negara yang berbinekha tunggal ika happy

Leave a Reply